Postingan

Film Sore Bikin Gelisah

Gambar
Ha loo, aku kembali, dengan perasaan Nadiya yang campur aduk. Masih hangat di hati dan otakku setelah menonton film Sore: Istri Dari Masa Depan. Audiovisualnya cakep, ide, narasi, cast, simbol, kostum, marketing dan lain sebagainya mantap.  Singkat cerita filmnya bagus melebih ekspektasi aku. Poster Film Sore: Istri Dari Masa Depan Aku mau highlight beberapa momen yang buatku gelisah. Tepat di sekuen awal. Aku beruntung gak telat masuk bioskop. penggambaran suasana di Arctic buat aku ngerasa gak nyaman. Aku sebagai penonton -yang baru masuk dan nonton- diajak melihat retakan dataran es Artic dan juga hamparan es luas yang putih, terasa kosong, sendiri dan rapuh. Ada yang tertinggal di sana, bahkan jika itu pikiran yang tidak terselesaikan. Rasanya tidak nyaman. Dan es. Beku, keras, dan kelu. Ketika bapaknya Jo membaca tulisan di balik foto. Why ?? Hatiku mengganjal sekali. Apa yang dilakukan Jo terhadap bapaknya sama seperti apa yang bapaknya lakuin terhadapnya, bukan? Mungkin di ...

Berbenah Diri

Sebelum gw lupa, ayo berbenah. " awas aja lo mati duluan sebelum 30 tahun, gw gak rela lo mati muda sama kaya penulis2 keren.. jangan mati duluu.. " ujar nadiya kepada seseorang yang bercerita tentang problema hidup. HALO NADIYA.. SERIUS LOOO.. PAKE MIKIR DULU GAK SI NGOMONG GITU? l ogical fallacy, nir-empati, humblebragging, melawan takdir. sisa usia terus berjalan, dipersilakan gw tuk berbenah. ps: dia tertawa terhadap jawaban gw dan berterima kasih atas semangatnya, hingga saat ini dia aman dan sesekali kita saling sapa, tapi hati orang siapa yang tau

Hasil Akhir Pemilu: Demokrasi Tumbuh

Gambar
Halo untuk aku yang di tahun 2019 menganggap pemerintahan tidak dalam kondisi krisis dan memilih golput dalam pilpres. Hari ini tepat pemilihan presiden dan wakilnya setelah 5 tahun berlalu. Suasananya sudah berbeda dari jaman 2019. Kecepatan informasi, perbedaan pasar di media sosial, gaya kampanye, serta pemanfaatan teknologi dibahas kencang. Kebanyakan dari mereka menganggap pilpres tahun ini seru, ramai, dan penuh drama. Pilpres kali ini diawali dengan kejutan hadirnya Anies , independen, sebagai capres yang diusung Nasdem. Rekam jejaknya cukup jadi perhatian publik dari mulai kontribusi terhadap Jakarta hingga isu politik identitas. Lalu munculnya gibran , iya anaknya Jokowi, yang naik menjadi pendamping Prabowo lewat jalur lembaga MK. Pa sangan ini cukup kontroversial dengan isu masa lalu hingga pelanggaran etik. Kemudian dipilihnya Mahfud MD, independen, dibandingkan politikus lain yang menjadi calon kandidat kuat. Isu paslon ketiga cukup hangat soal PDIP vs Jokowi hingga peng...

Dicari: Hadirnya Jiwa dan Raga

Setiap hari tubuhmu duduk di situ, Utak-atik yang sepenuhnya nampak bekerja, Jarimu bermain, Mulutmu bercakap sesekali menguap, Pikiranmu seperti melayang entah ke mana, Tersenyum sendiri, marah sendiri, tertawa sendiri, Anehnya serba sendiri itu yang bikin jiwamu absen di sini. Setiap hari salam ini menyirat untukmu, Rindu sekali mendengar tuturmu, Kebiasaanmu sungguh luar biasa indah, Seolah merasa terjamin dan serba cukup, Betapa mulianya hati, pikiran, hingga sosokmu, Pesan itu akan terjaga hingga akhir jaman, Terhitung sudah ribuan tahun ragamu wafat tapi jiwamu merahmati alam semesta.

Halo Ubanku

haloo ubanku untuk pertama kalinya aku melihatmu dengan bantuan adikku "kaa ada uban!" "mana coba tunjukinn? banyak gak? panjang gak?" disisihkannya rambutku yang lain demi dirimu yang dari helain banyak menjadi sisa dua helai "ni kaa!" "waah, halo ubanku!" nampak warna hitam di ujung helaimu dan sisanya putih seperti yang aku lihat dirambut ibuku panjangmu sama seperti yang lain tapi.. ah iya ada adikmu, dia lebih pendek kalian lewati proses apa ya sampai bisa berubah duluan dibanding ribuan helaian lainnya? tenang, aku tidak akan pisahkan kalian dengan yang lain, kecuali memang sudah tuntutan kesehatan tapi aku gak bisa janji mengenai ujung helaimu emosiku kadang bikin rumit semuanya, bisa jadi ujung helaimu aku potong karena dunia ini mendadak menyebalkan.

Si Dia

Betapa menakjubkannya Tuhan menciptakan manusia, yang memang benar makhluk paling sempurna. Dari struktur organ, yang luar biasa solid, hingga watak, yang begitu beragam rasa. Coba tengok dia, yang wajahnya begitu indah dipandang, dengan watak angkuhnya. Adalagi dia yang lain, yang wajahnya pasaran, dengan watak baik hatinya. Pernah juga melihat dia, yang kekar tinggi, dengan hati mudah tersentuh. Belum lagi dia dengan struktur organ uniknya, yang selalu berapi-api saat berbicara. Dst. Satu manusia, beragam pengalaman, membenturnya. Yang harus berperang melawan atau mengikuti nilai sosial bahkan nilai dirinya sendiri. Yang tiap harinya harus dijalani dengan  berpikir dan memutuskan, tuk tetap bertahan. Gak kebayang rumitnya masing-masing manusia. Dia, diikat banyak peran dalam lingkungannya sebagai manusia. Dia, mencoba menjadi sosok yang apa adanya atau bahkan dibuat-buat. Dia, sebagaimana kebanyakan dia, akan berusaha mengatur segalanya harus berjalan lancar. Sebuah keberkahan da...

Lepaskan Tangismu

Gambar
akan sesak sekali jantung, mata, tubuh kita ketika dipaksa otak supaya tidak menangis. jangan biarkan otak dan kesombonganmu merenggut fungsi tubuhmu yang lain, yang harus bekerja. sesama laki-laki beri dukungan bukan mengelak. begitupula wanita, saling menghargai adalah yang utama untuk para pejuang kesetaraan.

Mengagungkan Rasa

 "Ahh puas deh gue..." What else? *ps: aku mau nulis ini tapi ragu karena belum saatnya diungkapkan.

Kerjaan

  Kerjaan kita emang cuma blajar blajar blajar Blajar buat pahami diri sendiri Blajar menjadi manusia tuk makhluk yg lain Blajar agar hidup lebih baik sampai mati. Setiap agama ngajarin tiga point tsb Semua tertata rapih dlm lembar sabda masing2 panutannya. Tp yg bikin complicated, kita punya sebuah karakter. Kaya gw, punya karakter sotoy, misalnya Ngerasa cara pikirnya paling bener sendiri diantara byk manusia lain lalu gw campur adukin masalah A dan B dgn modal sotoy yang akhirnya, "Iya gw islam tp pake cara gw" Sotoy. Lu baru hidup 5 menit, blajar gak menyeluruh tbtb "pake cara gw". Karakter bisa digerus gak? Gak bisa, tp dia bisa melemah dgn karakter pendukung lainnya. Misalnya dlm diri sendiri jg ada karakter skeptis Ngerasa ragu sama cara berpikir akhirnya perasaan sotoy itu lama-lama berkurang, tapi ini jarang ditemui Kecuali dia bisa memposisikan diri. Atau bisa juga karakter partner yg bikin kita ngerem ketika berpikir "Ohiya gw butuh validasi/dukungan...

Untuk Kamu Yang Selalu Ungkit Setiap Keputusan Yang Aku Pilih Padahal Kamu Sendiri Yang Membebaskan Aku Tuk Memilih

"Jahat bgt loe, narik ulur perasaan gw. Dibawa terbang tinggi lalu dijatuhin sekencang-kencangnya. Kata-kata sarkas loe mengiris sampe ngebaret prinsip gw. Persetan sama janji manis loe sebelumnya. Gw seperti melihat dua jiwa dalam satu tubuh, ngeflip. Pikir loe gw bakal makin kuat, nope, kelu hati gw."

Pintu

"Ada yang bisa saya bantu?" " tolong bantu dia! " "Bantu apa?" " buka pintu miliknya lalu persilakan masuk mereka yang di luar " "Lho bukannya dia mampu sendiri? Tubuhnya terlihat kuat kok" " bukan tubuhnya yang bermasalah, dia hanya gak bisa membuka pintu " "Oke saya ambil dulu kuncinya" " kamu tahu letak kuncinya? " "Tahu. Ditempatkan di tempat yang sama seperti kebanyakan orang" " hati-hati jangan sampai tergores " "Baik, saya coba ya.." .... ... "..ampun, pintu ini sulit sekali."

Teh Panas dan Air Wudhu

 Teh Panas Ku sediakan lalu ku persilakan Kau menenggaknya Aku yakin itu masih panas Tapi sekarang sudah tak ada setetes pun di gelas "Manis gak Mas?" "Manis kaya yang bikin" "Wah pasti kemanisan" // Air Wudhu Pukul lima tiga puluh alarm pertama dari nenek Mengiyakan namun kembali nyenyak Setengah jam berlanjut alarm kedua dari ku Sudah jam enam, lekas solat subuh Segera badanmu mengiyakannya menyeluruh "Dah selesai sholat nih" "Kalo abis sholat, Mas jadi ganteng banget" "Iya kan pake air wudhu" // Kita seri ya Mas. 

Akhir Drama

gak akan disangka drama seorang manusia apapun perasaan yang dibawanya; amarah, kecewa, duka, nestapa gairah, lega, suka, sentosa dan sebagainya berujung pada "maaf dan kamsia" terucap langsung pada Sesamanya maupun selintas hati bicara kepada Penciptanya.  lekas siapkan surat perjanjian antara Tuan/Puan dengan Sang Kala pilihannya dua; sepakat cepat atau segera yang samar-samar. 

Kita Adalah Manusia Yang Hidup di Muka Bumi Untuk Menjalankan Tugas

"tugas kita cuma sampai ajal kok.. sabar sedikit" ups. 

Berpikir Keras

Kemarin sempet berpikir keras pas lagi nyetrika setumpuk baju. Mata gue menjelajah ke sela-sela lipatan baju tapi pikiran gue enggak. Merasa udah khatam dunia penyetrikaan jadi yaudah sotoy aja deh, gue gak mikirin lagi apa yang harus dilakuin supaya cepet kelar ni urusan.  Lalu nyetrika lah gue dengan pikiran yang lagi menimang-nimang "hmm enaknya mikirin apa yaa kali ini.." kebetulan kalo nyetrika, gue suka dengerin podcast atau playlist. Di saat itu, keputerlah lagu yang nyentil gue ke memori lama. "Lah iya, apa kabar ya dia?" gue bertanya dalam hati sambil tersenyum tipis di bibir, dengan tangan yang masih sibuk nyemprotin pelicin baju. "Sial sial. Apa gue tanya aja ya.. Ah enggak lah.. Mau di taro mana muka gueee.." kali ini mata gue teralihkan, memincing ke kiri ke kanan sambil gelengin kepala. "Kalo gue tanya sekarang, pasti ngeganggu dia nih.. Gue gak mau bikin dia kepikiran.. Lain kali aja deh.." kesotoyan pertama.  "Aduuh iya juga ...

Hilangnya Gelang Kesayangan Gajah

Di kaki Gunung Sirius terdapat hutan yang begitu luas Di sana ada berbagai macam hewan buas sampai hewan yang pemalu Namun mereka hidup berdampingan dan tidak suka bertengkar Itulah yang membuat suasana di hutan Gunung Sirius menjadi damai dan tenang   Tapi pada suatu pagi, Dru, seekor rusa kecil terbangun kaget Ia mendengar suara tangisan yang menggema di hutan Gunung Sirius Dru kebingungan, “Lho? Lho.. Ada apa ini? Siapa yang menangis?” Ia melihat sekelilingnya bergetar! Pak Bambi yang sedang membawa sekantong biji kopi pun terjatuh karena getarannya. Dru bergegas bangun dan berlari menuju arah datangnya suara tangisan itu Ia berlari kencang dan melihat seekor gajah menangis di balik pepohonan jati yang menjulang tinggi   Lalu Dru bertanya pada gajah itu “Ada apa Ephen?” “Huhuhu huhu gelang kesayanganku huhuhu…” “Kenapa gelang kesayanganmu?” “Huhuhuhu hilaaaaaang……..” “Kamu sudah mencarinya?” “Huhuhu belum…” Hmm.. Dru berpikir.. Bagaimana ...

Tak Indah, Tak Dijaga

Jika kata-kata indahmu kau lantunkan dengan hati-hati saat menadah, menggengam, mengepal, melipat, mendekap tangan, Mengapa kata-kata disetiap kegiatan harianmu tak kau buat indah juga, tak kau jaga? Apa yang membedakan kata-kata pertama dan kata-kata kedua? Sehingga kata-kata kedua tak kau jaga sedang merangkai indah pada kata-kata pertama? Bukannya setiap kata-kata yang diucapkan secara lisan maupun tidak,  akan dikabulkan? #nasinaya Nasinaya  adalah tulisan yang isinya nasihat sotoy tak abadi. Bisa ngenyangin otak buat sementara waktu, sambil nunggu lauk pauk yang masih dimasak.

Memori

Buat gue,  Memori itu sebuah pemantik buat berpikir. Satu detik waktu yang kita lewatin tadi udah jadi bagian dari memori. Gak heran kan kita berpikir dari apa yang udah direkam sama otak, termasuk pengetahuan, kejadian, perasaan dll. Memori juga pemantik buat ngerasain beragam rasa.  Banyak rasa. Rasa itu yang bikin kita sebagai manusia tetap "hidup". Memori adalah perjalanan. Ketika kita lagi asik jalan dan gak sadar ada lubang di depan, spontan kita jatuh/oleng. Terus shock dikit, minggir bentar buat ngomel, kesel, nangis dll. Tapi abis itu kita tetep lanjutin perjalanan. Di detik ini, masa kini banget nih, gw kepikiran soal lubang tadi. Dengan rasa dan suasana yang lain, gw bisa ngetawain betapa begonya gw tadi gak liat lubang, betapa kocagnya gw karena ngomel dll. Setelah itu gw berpikir "berarti NANTI kalo ada lubang lagi gw harus blabla". Perjalanan makin panjang, memori pun makin banyak dan beragam. Yang mencambuk lalu memeluk. Yang menampar lalu mengajar. A...

Action!

Kita hidup untuk bermain peran . Dikelompok ini kamu menjadi antagonis. D ikelompok sana kamu menjadi protagonis. Sisi ini pemeran pendukung. Sebelah sana pemeran pengganti. Dan banyak juga yang cuma sekedar lewat. Makanya gak heran kalo kamu merasa pribadimu berubah-ubah. Salah satunya ya karena peran yang berbeda-beda itu. Kadang, kita emang gak bisa milih mau berperan menjadi apa. Makanya sekali tempo kamu merasakan "ini bukan aku bangeeet" tapi disisi lain kamu bilang "aku nyaman menjadi mawar". It's all about playing the role. Gak salah tuh kalo ada yang bilang, "Tuhan adalah sutradara terbaik". Karena kerap kali kita berada dikondisi baru, yang gak pernah terpikirkan sebelumnya. Itu berarti Tuhan memberimu peran yang baru. Dan bisa jadi fit sama kamu. "terus kalo aku salah adegan gimana?" Ya perbaiki.  Coba aja kamu ikut shooting film. Satu scene bisa berapa kali diulang? Beragam banget jumlahnya kan.. Tapi ada juga yang bisa one take t...

Merasa

Gambar